LIVE
Indeks
Nasional

Desain Cincin Kawin Karya Tiga Talenta Muda Resmi Diproduksi

Kesempatan menampilkan ide kreatif tidak selalu berhenti di atas kertas. Tiga desainer muda cincin berhasil membuktikan hal itu lewat ajang Adelle x You Jewellery Competition, di mana sketsa mereka diangkat menjadi wedding ring yang benar-benar dapat dikenakan pasangan. Bagi pembaca di Banda Aceh dan wilayah lain yang mengikuti perkembangan industri kreatif, kisah ini menegaskan bahwa ruang kompetisi publik bisa menjadi jembatan menuju karya komersial.

Ketiga pemenang tersebut adalah Tanaica Yuda, Donna Angelina, dan Hani Amalia. Desain mereka tidak hanya dinilai di meja juri, melainkan dilanjutkan ke tahap produksi. Hasil jadi diperkenalkan kepada publik pada ajang Bridestory di ICE BSD, Tangerang, yang berlangsung 3–6 September 2026. Setelah debut itu, cincin kawin karya ketiganya dijadwalkan tersedia di Adelle Jewellery Store.

Kompetisi membuka ruang talenta nonprofesional

CEO Adelle Jewellery, Michael Surya, menekankan bahwa kreativitas tidak semata milik orang yang sudah lama berkarier di industri perhiasan. Melalui Adelle x You, perusahaan ingin memberi ruang bagi talenta dari kalangan publik agar perspektif dan karakter pribadi mereka tertuang pada cincin pernikahan.

Menurutnya, kompetisi semacam ini menjadi sarana menguji gagasan sekaligus melihat penerapan nyata di produk jadi. Pendekatan itu dinilai relevan bagi generasi muda yang ingin menghubungkan imajinasi desain dengan praktik bisnis perhiasan.

Juara pertama angkat makna perjalanan bersama

Tanaica Yuda meraih posisi pertama dengan desain bertajuk Guided by the Flame dan tagline One Flame, An Everlasting Journey. Ia memandang wedding ring bukan sekadar objek indah, melainkan pembawa cerita dan makna yang terus menyertai pasangan.

Melalui konsep satu cahaya yang menyatukan perjalanan dua insan, Tanaica ingin menggambarkan kesinambungan hubungan dari awal hingga jangka panjang. Gagasan itu ia terjemahkan ke bentuk cincin yang kemudian diproduksi untuk pasar.

Juara kedua soroti pilihan utama hidup

Donna Angelina menempati juara kedua dengan desain Only One. Ide tersebut berangkat dari pemikiran tentang seseorang yang akhirnya dipilih sebagai pasangan utama di tengah banyak kemungkinan hidup. Baginya, merancang cincin kawin melampaui persoalan bentuk menarik; ada lapisan makna tentang komitmen dan pilihan.

Kehadiran karya Donna bersama dua desainer lain di Bridestory memberi publik kesempatan melihat langsung hasil transformasi dari sketsa kompetisi menjadi perhiasan siap pakai. Langkah itu sekaligus memperlihatkan alur singkat dari ajang desain ke etalase toko.

Pelajaran bagi ekosistem kreatif daerah

Meski ajang berlangsung di Tangerang, pola yang ditawarkan Adelle x You dapat menjadi rujukan bagi komunitas desain dan UMKM kreatif di berbagai daerah, termasuk Aceh. Kompetisi yang menjamin tindak lanjut produksi memberi sinyal bahwa ide publik berpeluang naik kelas bila digandeng merek yang siap memfasilitasi pabrikasi dan distribusi.

Wedding ring hasil karya Tanaica Yuda, Donna Angelina, dan Hani Amalia kini memasuki fase komersial lewat Adelle Jewellery Store setelah debut di ICE BSD. Bagi anak muda yang gemar merancang, jejak ketiga pemenang itu menjadi contoh konkret: sketsa yang kuat, narasi yang jernih, dan mitra industri yang terbuka dapat mengubah konsep di kertas menjadi produk yang dikenakan di hari penting pasangan.

Dengan peluncuran publik pada 3–6 September 2026 dan pernyataan resmi manajemen pada 4 September 2026, rangkaian Adelle x You menandai satu model kolaborasi merek–talenta yang patut dicermati pelaku kreatif tanah air.

Sumber: Sindo News.

Tag: desainer muda, cincin kawin, Adelle Jewellery, kompetisi desain, Bridestory Tangerang, industri kreatif, wedding ring