LIVE
Indeks
Dunia

G-Dragon Sigap Lindungi Kamerawan di Atas Panggung Konser Big Bang

Aksi G-Dragon kamerawan yang viral dari konser tur dunia Big Bang kembali menjadi perbincangan penggemar K-pop, termasuk di Banda Aceh. Di panggung Goyang Stadium, Korea Selatan, sang idol bergerak cepat saat melihat seorang juru kamera nyaris melangkah keluar tepi area pentas.

Konser bertajuk XX: Cosmos itu digelar sebagai bagian tur global grup Big Bang. Video singkat kejadian kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu gelombang apresiasi terhadap kewaspadaan G-Dragon di tengah penampilan.

Detik-detik di tepi panggung Goyang

Dalam rekaman yang beredar, juru kamera terlihat merekam penampilan G-Dragon sambil berjalan mundur demi sudut gambar yang lebih luas. Tanpa disadari, posisinya kian mendekati bibir panggung yang tingginya dilaporkan sekitar dua meter.

G-Dragon segera memberi isyarat agar juru kamera mendekat ke arahnya. Ia juga melangkah mundur untuk memberi ruang aman, sehingga petugas kamera bisa kembali ke zona tengah panggung tanpa kehilangan keseimbangan.

Ketinggian panggung membuat skenario jatuh berpotensi menimbulkan cedera serius. Karena itu, reaksi cepat sang penyanyi dinilai krusial oleh banyak penonton yang menyaksikan cuplikan tersebut.

Ucapan terima kasih dari keluarga juru kamera

Seorang warganet yang mengaku istri juru kamera menyampaikan rasa syukur setelah mendengar cerita suaminya. Ia menyebut, tanpa intervensi G-Dragon, risiko jatuh dari ketinggian dua meter bisa berakibat fatal.

Perempuan itu juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama anak-anaknya adalah penggemar berat Big Bang. Momen tersebut membuat keluarga merasa semakin berutang budi kepada G-Dragon. Pernyataan itu dilansir Korea JoongAng Daily pada Rabu, 26 Agustus 2026.

  • Isyarat tangan dan langkah mundur G-Dragon memberi ruang aman
  • Panggung berisiko karena ketinggian sekitar dua meter
  • Keluarga juru kamera mengaku fans Big Bang

Pujian fans dan resonansi di Banda Aceh

Di kalangan penggemar, aksi itu dibaca sebagai bukti kepedulian di luar kemampuan vokal dan panggung. Komentar yang beredar menekankan bahwa ketangkasan G-Dragon menyelamatkan rekan kerja di lapangan sama pentingnya dengan kualitas penampilannya.

Bagi komunitas K-pop di Banda Aceh dan sekitarnya, cuplikan tersebut menjadi bahan diskusi hangat di grup penggemar. Banyak yang menilai momen itu layak diapresiasi karena menunjukkan empati idol terhadap kru produksi, bukan sekadar spektakel konser.

Undangan khusus lewat Juspeace Foundation

Selain momen penyelamatan di atas panggung, perhatian publik juga tertuju pada gestur sosial G-Dragon terkait konser di Goyang Stadium pada 21–23 Agustus 2026. Melalui Juspeace Foundation yang ia dirikan pada 2024 dan di mana ia menjabat ketua kehormatan, undangan disalurkan kepada keturunan veteran Perang Korea, keturunan pejuang kemerdekaan, serta petugas pemasyarakatan.

Menurut yayasan tersebut, G-Dragon secara pribadi membeli tiket lalu mendonasikannya agar para tamu dapat menonton. Langkah ini menjadi bagian kegiatan seni dan budaya dalam proyek Hero Recovery milik Juspeace Foundation, mempertegas sisi kontribusi sosial di luar aktivitas panggung.

Rangkaian peristiwa di Goyang—dari kewaspadaan terhadap juru kamera hingga undangan bagi kelompok yang dihormati—memperkuat citra G-Dragon sebagai figur yang cermat membaca situasi di sekitarnya. Bagi pembaca di Aceh yang mengikuti industri hiburan Korea, kisah ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kru dan kepedulian sosial tetap relevan di balik gemerlap tur dunia.

Sumber: Republika.

Tag: G-Dragon, Big Bang, konser Goyang, juru kamera, K-pop, Juspeace Foundation, fans Banda Aceh, XX Cosmos